Fungsi Dari Proxy Linux Debian 6



Pada kali ini ESC-creation membahas cara browsing memakai proxy. Mungkin diantara anda sudah pernah mendengar istilah browsing pake proxy atau membuka suatu situs dengan menggunakan proxy. Baik yang sudah sering memakai proxy untu berinternet atau sekedar tahu istilah proxy dari lagu online nya saykoji he..he..
Apakah sebenarnya proxy itu ? Jawaban yang sederhana dan mudah dimengerti bagi orang awam , proxy adalah perantara atau kurir antara IP satu ke IP yang lain. Pengertian mudah IP (Internet Protocol) adalah code atau alamat sedang Proxy bisa kita ibaratkan Pak Pos atau kurir.
Bila tidak menggunakan proxy bermakna kita membuka atau mengkases suatu website dengan melakukan query atau permintaan atau mengambil data secara langsung data yang berasal dari tempat penyimpan data website tersebut.
Apabila kita browsing atau mengakses suatu website (dengan IP Tertentu ) menggunakan proxy maka kita cukup mengambil data website tersebut dari pihak Proxy tersebut yang selanjutnya proxylah yang berperan mengambilkan data dari server suatu situs dan kemudian mengantarkan ke IP kita atau sampai di Komputer kita.
Apa Fungsi Utama dari Proxy ?
  1. Conecting Sharing
  2. Filtering
  3. Caching
Conecting sharing :
Fungsi Proxy disini adalah penghubung atau perantara pengambilan data dari suatu IP dan dihantarkan ke IP lain ataupun ke IP komputer kita.
Filtering :
Beberapa proxy dilengkapi juga dengan firewall yang mampu memblokir atau menutup alamatnya suatu IP yang tidak diinginkan, sehingga beberapa website tidak bisa diakses dengan menggunakan proxy tersebut.
Caching :
Artinya menyimpan proxy juga dilengkapi media penyimpanan data suatu website dari query atau permintaan akses pengguna, jadi misalkan permintaan mengkases suatu website bisa lebih cepat apabila sudah terdapat permintaan akses ke suatu website pada pengguna proxy sebelumnya.
Ada 2 macam proxy yang populer digunakan yaitu :
  1. Proxy Tranparent
  2. Proxy Animouse
Proxy Tranparent :
Lebih mengutamakan fungsi sebagai kurir atau perantara pengambilan data. Biasanya proxy Tranparents ini bisa kita gunakan untuk mempercepat akses ke suatu website. Akan tetapi kalau kita menggunakan proxy Transparen ini IP kita tetap bisa terdeteksi atau terbaca pada server IP yang kita akses datanya dengan metode pelacakan IP yang lebih rumit.
Proxy Animouse :
Dengan Proxy Animouse selain sebagai perantara, proxy ini juga akan memblokir data IP kita sehingga IP sebenarnya kita tidak bisa dibaca oleh server website yang kita ambil atau kita akses datanya, dan yang terbaca pada server website adalah IP Proxy tersebut. Tapi biasanya kecepatan akses lebih lambat dari pada Proxy Transparent.
Beberapa Keuntungan dari Penggunaan memakai Proxy antara lain :
  1. Proxy bisa menyembunyikan identitas IP anda.
  2. Mempercepat akses ke suatu website.
  3. Dapat digunakan untuk mengakses suatu website atau IP yang diblokir oleh Penyedia ISP atau Penyedia jaringan Internet tertentu (Dengan Proxy Tertentu )
  4. Proxy dapat digunakan untuk memblokir akses ke suatu IP atau website ( Dengan Proxy tertentu )
  5. Meningkatkan Privacy atau keamanan karena proxy ini akan menfilter cookies yang tidak diinginkan dan tersimpan dalam keadaan ter- encrypsi ( Proxy Tertentu)
Adapun keuntungan dari penggunaan diatas tetap tergantung dari spesifikasi, jenis dan kualitas Proxy yang anda gunakan. Jadi tidak semua proxy bisa difungsikan untuk hal diatas.
 Beberapa Proxy yang bisa digunakan bisa anda lihat:
Daftar Proxy dan Update Proxy Availability
Catatan : Proxy tidak selalu bisa digunakan, tersedia atau tidaknya akses port nya tergantung yang memiliki proxy tersebut.
Berikut Tool atau addons yang bisa digunakan untuk memudahkan berganti-ganti proxy pada browser Mozila Firefox:
  • Download Gpass Poxy Manager dari box net
  • Download Gpass Poxy Manager gpass com zip version
Cara Instalasi manual addons Mozila Firefox :
  1. Buka Mozila Explorer dan windows explorer berdampingan.
  2. Buka menu tooll >>> addons >>> Extensions , pada browser dan buka atau explorer windows dimana anda menempatkan file addons filefox gproxy.xpi
  3. Drag and drop file addon gproxy.xpi dari windows explorer tersebut ke windows extension yang sudah anda buka sebeumnya.
  4. Ikuti langkah instalasi sampai selesai
  5. Setting dan isikan Configurasi Proxy pada menu manage Proxies dari tool gproxy. Pilih none bila anda ingin mengakses website tanpa menggunakan proxy.
Semoga informasi ini dapat menambah wawasan anda, semoga bermanfaat.

Pembahasan Soal UKK TKJ Paket 1 Konfigurasi Proxy Server Debian 6



TOPOLOGI JARINGAN



KONFIGURASI SERVER

Setelah semua terinstall dengan baik, masuk ke terminal login sebagai root.
1. Pertama yang dilakukan adalah edit IP Address di Linux
Edit file /etc/network/interfaces (dengan perintah nano):
# nano /etc/network/interfaces
Edit konfigurasi IP Address menjadi seperti berikut:
allow-hotplug eth0
auto eth0
iface eth0 inet static
 address  192.168.2.100
 netmask  255.255.255.0
 network  192.168.2.0
 broadcast   192.168.2.255
 gateway  192.168.1.100
 dns-nameservers 202.134.1.10

auto eth1
iface eth1 inet static
 address  192.168.1.100
 netmask  255.255.255.0
 network  192.168.1.0
 broadcast  192.168.1.255
 gateway  192.168.1.254
 dns-nameservers 202.134.1.10
Kemudian simpan (tekan Ctrl+O kmudian enter) dan keluar editor nano (tekan Ctrl+X).
Restart lan card dengan perintah:
# /etc/init.d/networking restart
Atau restart komputer dengan perintah:
# reboot
2. Menambahkan DNS
Edit file /etc/resolv.conf (dengan perintah nano):
# nano /etc/resolv.conf
Ganti isi file tersebut dengan kode berikut:
nameserver 202.134.1.10
nameserver 202.134.0.155
Kemudian simpan (tekan Ctrl+O kmudian enter) dan keluar editor nano (tekan Ctrl+X).




3. Setting IP Address Client
Edit file /etc/resolv.conf (dengan perintah nano):
Berikut konfigurasi untuk client (Windows XP):
IP  : 192.168.2.101
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.2.100
DNS  : 202.134.1.10  dan  202.134.0.155
Hubungkan semua peralatan jaringan sesuai dengan gambar topologi jaringan di atas.
Lakukan uji coba awal koneksi jaringan yang telah terpasang.
Dari Komputer Client (Windows XP):
ping 192.168.1.100
ping 192.168.2.100
Dari Komputer Server (Linux):
ping 192.168.1.254
ping google.com
Jika berhasil, lanjutkan ke langkah berikutnya.
4. Konfigurasi proxy di router
a. Instalasi aplikasi proxy server squid
# apt-get install squid
Kemudian akan diminta untuk memasukkan Debian v.6.0 DVD pertama, kemudian enter.
b. Untuk jaga-jaga, gandakan file konfigurasi, satu untuk latihan dengan nama squid.conf.latihan dan satu untuk yang asli dengan nama squid.conf.ori
# cp /etc/squid/squid.conf  squid.conf.latihan
# cp /etc/squid/squid.conf  squid.conf.ori


c. Edit konfigurasi di /etc/squid/squid.conf dengan perintah:
# nano /etc/squid/squid.conf
d. Jika editor nano sudah terbuka, cari kata http_port 3128 dengan cara menekan kombinasi tombol Ctrl+W, lalu ketik: http_port 3128 kemudian enter.
Ubah setingan menjadi seperti berikut:
http_port 3128 transparent
e. Kemudian cari kata http_access deny all dengan cara menekan kombinasi tombol Ctrl+W, lalu ketik: http_access deny all kemudian enter.
Tambahkan setingan menjadi seperti berikut:
# http_access deny all
acl user src 192.168.2.0/24
acl user1 src 192.168.1.0/24
acl blok_site dstdomain .facebook.com  .youtube.com
http_access deny blok_site
http_access allow user
http_access allow user1
f. Jangan lupa disimpan dengan menekan kombinasi tombol Ctrl+O kemudian enter.
g. Lanjutkan dengan cari kata cache_mgr dengan cara menekan kombinasi tombol Ctrl+W, lalu ketik: cache_mgr kemudian enter.
Tambahkan setingan menjadi seperti berikut:
#Default:
cache_mgr [nama_email_anda]
Contoh penulisan:
cache_mgr muhammadjafars@gmail.com
h. Kemudian cari kata visible_hostname dengan cara menekan kombinasi tombol Ctrl+W, lalu ketik: visible_hostname kemudian enter.
Tambahkan setingan menjadi seperti berikut:
#Default:
visible_hostname [alamat_web_sekolah_anda]
Contoh penulisan:
visible_hostname http://pendidikan-informatika.blogspot.com/
i. Kemudian disimpan dengan menekan kombinasi tombol Ctrl+O kemudian enter. Keluar dari editor nano (Ctrl+X)
j. Restart squid dengan perintah:
# /etc/init.d/squid restart
5. Proses Routing
Agar setiap IP private di dalam jaringan bisa terhubung ke Internet, di butuhkan proses Translation. sehingga satu IP Public yang diberikan pihak ISP bisa digunakan secara bersama-sama oleh beberapa klien. langkah-langkahnya.
a. Enable IP forward
Edit file /etc/sysctl.conf (dengan perintah nano):
# nano /etc/sysctl.conf
Cari perintah berikut:
# net.ipv4.ip_forward=1
Kemudian hilangkan tanda ( # ) pada baris, sehingga menjadi seperti ini:
net.ipv4.ip_forward=1
Kemudian disimpan dengan menekan kombinasi tombol Ctrl+O kemudian enter. Keluar dari editor nano (Ctrl+X).

b. Kemudian tambahkan perintah:
# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
c. Setting iptables
Ketik petintah iptables berikut ini:
# iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --dport 80 -i eth0 -j            REDIRECT --to-port 3128
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.2.0/24 -j MASQUERADE
simpan konfigurasi iptables dengan perintah berikut:
# iptables-save > /etc/network/iptables
Setiap kali booting konfigurasi iptables akan hilang, makanya perlu disimpan. Kemudian setelah booting jalankan kembali perintah berikut:
iptables-restore  /etc/network/iptables
6. Uji Coba Proxy Server
Dari Komputer Server (Linux):
ping 192.168.1.254
ping google.com
Jika berhasil, Dari Komputer Client (Windows XP):
ping 192.168.1.254
ping google.com
Jika berhasil, buka browser Internet Explorer. Kemudian buka halaman www.google.com (halaman dapat dibuka dengan normal).
Kemudian pengujian situs yang diblokir dengan membuka halaman www.facebook.com dan www.youtube.com (halaman tidak dapat dibuka dengan pesan Access Denied) serta muncul alamat email peserta sebagai webmaster dan alamat website sekolah sebagai visible host
Copyright 2014 ilmukudankamu .
Blogger Template by SUARDIANA PUTU.